Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 13-07-2022 Asal: Lokasi
Kita sering melihat banyak sekali kardus-kardus untuk pengiriman barang. Karena digunakan untuk memuat barang, maka harus mampu menahan kekuatan yang sesuai. Bagaimana cara menguji kekuatan yang dapat ditahan oleh karton tersebut? Penguji ledakan karton adalah instrumen semacam itu, yang khusus digunakan untuk menguji uji kekuatan ledakan semua jenis karton dan kertas. Lantas, faktor apa saja yang mempengaruhi kekuatan pecah karton?

1. Kekuatan pecah kotak bergelombang ditentukan oleh kekuatan pecah lapisan dalam dan luar karton serta kertas dasar itu sendiri, dan tidak ada hubungannya dengan kertas inti bergelombang.
2. Kekuatan pecah kertas dasar itu sendiri terutama ditentukan oleh serat kertas dasar. Kekuatan pecah berhubungan dengan panjang serat dan kekuatan ikatan antar serat. Pertambahan panjang serat dan bertambahnya gaya rekat antar serat akan meningkatkan kekuatan putus. Ketahanan pecah kertas yang terbuat dari sizing kayu mentah lebih tinggi dibandingkan dengan pulp daur ulang, dan ketahanan pecah pada kertas yang terbuat dari sizing kayu jenis konifera lebih tinggi dibandingkan dengan pulp kayu keras. Selain itu, penambahan beberapa bahan tambahan secara tepat pada proses pembuatan kertas dasar juga membantu meningkatkan kekuatan pecah kertas dasar.
3. Bila kadar air karton sekitar 5%~6%, nilai ledakannya paling besar. Ketika kadar air berubah dalam kisaran 8~14%, nilai ledakan tidak berubah lebih dari 5%, namun ketika kadar air mencapai 18%, nilai ledakan menurun sekitar 10%. Artinya, ketika kotak bergelombang disimpan di lingkungan dengan kelembaban relatif 50% RH hingga 80% RH, kekuatan ledakannya sangat sedikit bervariasi, sehingga proses perlakuan keseimbangan suhu dan kelembaban sampel dapat dihilangkan, sehingga sangat mempersingkat waktu pengujian.
4. Lingkungan penyimpanan kertas dasar atau karton adalah 25±5℃, 55±5%RH.
5. Penumpukan kertas gulung dalam jangka waktu lama di gudang akan menyebabkan kelelahan pada serat kertas dasar, sehingga mengakibatkan penurunan ketahanan pecah. Eksperimen menunjukkan bahwa jika kertas dasar ditumpuk lebih dari 3 bulan, nilai ledakannya akan berkurang 5-8%; jika ditumpuk lebih dari 6 bulan, kehilangan kekuatan ledakan akan mencapai lebih dari 10%.
Terlihat bahwa perbedaan kekuatan pecah kertas disebabkan oleh banyak faktor, tidak hanya berkaitan dengan komposisi kertas, tetapi juga berkaitan dengan cara penyimpanan kertas tersebut.